- SALURKAN DONASI ANDA DEMI KEMAJUAN WEBSITE INI - BANGIL [dot] INFO HADIR DENGAN DUKUNGAN ANDA
headerphoto
** INFO GRESS -- " Welcome to Portal Bangil Online versi kedua - HELP: Anda memiliki foto - foto seputar kota bangil, ( yang tempoe doeloe atau sekarang ), silakan kirimkan ke redaksi kami di email: admin@bangil.info, mari bersama kita memajukan serta berbagi informasi tentang kota bangil di dunia maya.**
rss.jpg rss.jpg 

Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga Dermo Bangil

Minggu, 7 Februari 2010 13:12:31 - oleh : admin

Space Iklan

Peristiwa pembuangan bayi kembali terjadi di Pasuruan. Kali ini yang menemukan adalah Juariah, 45, warga Jl Tongkol Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil. Pagi kemarin ia mendapati orok laki-laki tiba-tiba ada di meja teras depan rumahnya.

Pagi itu sekitar pukul 03.30, Juariah yang tinggal bersama suami dan anaknya mendengar suara tangisan bayi. "Suara tangisan itu cukup keras. Tapi waktu mau melihat keluar, saya sedikit takut," katanya saat ditemui di rumahnya.

Selang beberapa menit, Juariah akhirnya memberanikan diri untuk melihat. Ia meminta sang anak untuk menemaninya melihat. Dengan mata masih mengantuk, Juariah lalu mencari sumber suara tangisan. Dan alangkah terkejutnya Juariah ternyata di atas meja teras rumahnya, ia melihat sesosok tubuh mungil berbalut kain sarung.

Juariah tentu saja terkejut. Ia menduga orok yang belum terpotong tali pusarnya itu sengaja ditaruh di depan rumahnya sesaat setelah dilahirkan. "Bayi itu terlihat kedinginan. Saya langsung menggendongnya lalu menyuruh anak saya memanggil Pak RT," katanya.

Ketika itulah warga di Jl Tongkol langsung berkumpul. Kabar penemuan bayi itu merebak luas sehingga pagi itu rumah Juariah dibanjiri orang. Apalagi di pagi hari itu, warga juga sedang bersiap-siap untuk melakukan salat subuh.

Perangkat kelurahan setempat pun langsung datang. Termasuk petugas Polsek Bangil. Karena kondisi bayi baru lahir, petugas dan perangkat kemudian membawa bayi berkulit bersih itu ke RSUD Bangil.

Di sana bayi tersebut langsung ditangani tim medis di ruang bayi dan anak. Tubuh bayi mungil itu lalu dibawa ke ruangan invant warm untuk dimasukkan inkubator. Tali pusar yang masih melekat kemudian dipotong. Ia juga diberi susu formula untuk menyehatkan kondisinya.

"Bayi ini baru saja dilahirkan. Sebab tali pusarnya belum dipotong. Apalagi di kepalanya bercak darah masih segar menempel," ujar Kholifah, kepala ruang bayi dan anak RSUD Bangil.

Di RSUD Bangil, bayi yang masih belum memiliki nama itu menjadi perhatian para perawat di ruangan bayi dan anak. Setelah di tempatkan di inkubator, bayi itu kemudian ditimbang dan diukur berat badannya. "Beratnya 2,5 kilogram dan panjangnya 45 centimeter. Bayi itu sehat dan tidak ada kecacatan di tubuhnya," tambah Kholifah.

Ditanya tentang bagaimana jika ada orang yang ingin mengasuh bayi tersebut, Kholifah menyebut kalau ada yang tertarik untuk menjadi orangtua asuhnya, harus menjalani prosedur dahulu.

"Misalnya menemui direktur rumah sakit dahulu. Nanti proses adopsinya bisa dilakukan setelah rumah sakit menilai," jelas Kholifah. (jawapos.com)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Seputar Bangil" Lainnya

  Close Ads
Mudik Senyum Indosat 2010